February 09 2018 0Comment

Tahun Ini, Jasa Marga Bidik Pendapatan Rp 11,6 Triliun

PT Jasa Marga (Persero) Tbk atau Jasa Marga mengincar pertumbuhan pendapatan tahun 2018.

Sekretaris Perusahaan Agus Setiawan mengatakan, kenaikan pendapatan antara lain berasal dari pertumbuhan volume kendaraan dan kenaikan tarif khusus operasional jalan tol, serta beroperasinya tol baru.

Selain tol, tahun ini Jasa Marga juga mengincar bisnis properti dan jasa pemeliharaan.

“Untuk tahun 2018, target pendapatan tol dan non tol sekitar Rp 11,6 triliun, dengan kontribusi pendapatan bisnis non tol tahun ini kisaran 17 persen,” ujar Agus, Kamis (8/2/2018).

Menurut dia, target ini mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun lalu.

Meski demikian, besaran pertumbuhannya belum dapat diumumkan mengingat masih menunggu hasil laporan keuangan tahun 2017.

Sementara itu, walaupun ada beberapa ruas yang tarifnya naik seperti di Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) dan Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), pertumbuhan pendapatan tidak terlalu signifikan.

“Kenaikan volume kendaraan di kedua ruas tersebut juga sudah terbatas,” sebut Agus.

Terlebih lagi, tidak semua tarif mengalami kenaikan di Tol Padaleunyi dan Cipularang.

Berdasarkan perhitungan Jasa Marga, jika ada ruas yang setelah dihitung kenaikannya kurang dari Rp 500 setelah dibulatkan, maka tidak akan naik.

“Walaupun di wilayah tol tersebut terjadi inflasinya 6 persen, tetapi kami mempertimbangkan untuk tidak menaikan tarif untuk perjalanan yang pendek,” jelas Agus.

Sumber: kompas.com

humaikon

Write a Reply or Comment