December 13 2018 0Comment

Memanfaatkan Media Sosial untuk Penjualan Properti

Penggunaan media sosial bukan hanya menarik bagi mereka yang ingin berceloteh tentang urusan politik, sosial, dan budaya. Di sisi bisnis, media sosial juga mendapat perhatian khusus dari pencari rumah.

Menangkap peluang dari dunia maya, PT Dwikarya LanggengSukses selaku pengembang Harvest City mulai intensif menyasar potensi pasar di media sosial. Salah satunya dengan melakukan kegiatan pemasaran yang melibatkan kalangan seperti blogger hingga Youtuber.

Produk yang ditawarkan untuk meraup pangsa pasar ini adalah rumah Rp200 jutaan, yang dinilai cocok untuk segmen milenial yang disebut paling aktif menggunakan media sosial.

“Kami targetkan Desember ini bisa meraih angka penjualan minimal Rp30 miliar. Ada beberapa kegiatan promosi yang akan kami gelar sampai akhir tahun ini, dan yang akan intensif melibatkan blogger dan Youtuber, di samping media mainstream yang sudah eksis tentunya,” kata Leonard Suprijatna, Marketing Manager Harvest City.

Blogger dan Youtuber yang sudah dilibatkan ialah @dyodoran yang merupakan creator slim Five Creators, dan Youtuber asal Korea Selatan Park Nam dalam acara Harvest City Meat Lover’s.

Pikat Milenial dengan Gimmick

Leonard mengatakan, potensi pembeli kalangan milenial sangat besar sehingga perseroan mulai serius mendekati pasar millenials melalui sosial media.

Selain itu dalam promo penjualannya, manajemen menawarkan program gratis biaya BPHTB, subsidi biaya KPR, paket cashback hingga voucher belanja bernilai jutaan rupiah bagi calon pembeli.

“Kami mulai kombinasikan strategi komunikasi di lapangan dengan dunia maya. Sejak Juli lalu kami sudah mulai intensif masuk, salah satunya melalui instagram. Cukup besar respon dari dunia maya terhadap Harvest City, trend positifnya terus meningkat. Secara bertahap kami akan benahi program komunikasi marketing kami  di dunia digital,” ujarnya.

Tidak hanya rumah harga Rp200 jutaan, Harvest City juga merilis klaster Sweet Alba yang dibanderol seharga Rp460 jutaan untuk tipe 40/90 hingga Rp795 jutaan untuk rumah dua lantai tipe 69/120.

Ada juga klaster Rosaline yang dijual dengan harga Rp406 juta, atau klaster Sakura Emiko yang ditawarkan seharga Rp326jutaan hingga klaster Rosemary yang dilepas dengan harga Rp569jutaan.

 

Sumber: liputan6.com

humaikon

Write a Reply or Comment