January 04 2018 0Comment

Langkah Mudah Kumpulkan DP Rumah Selama 1 Tahun

Kalau terus menerus ditunda, niscaya akhirnya impian punya rumah sendiri tidak akan pernah terealisasi. Bahkan beberapa orang akhirnya menganut prinsip ‘dipaksakan’ agar bisa mendapatkan rumah idaman.

‘Memaksa’ dalam hal ini tidak mengandung unsur negatif, melainkan hal-hal yang berbau positif. Misalnya ‘terpaksa’ naik angkutan umum ketimbang membawa kendaraan pribadi. Atau ‘terpaksa’ membawa bekal makan siang dari rumah daripada harus membeli di kantin.

Untuk membeli rumah, sebagian orang saat ini memanfaatkan metode bayar dengan Kredit Pemilikan Rumah yang dinilai lebih meringankan beban finansial. Bagaimana tidak, untuk bisa tinggal di rumah minimalis impian, hanya perlu mengeluarkan uang muka 15% sebagai permulaan.

Berdasarkan hitungan Kalkulator Keterjangkauan, supaya bisa menempati rumah seharga Rp500 juta Anda diminta menyiapkan uang sekitar Rp75 juta sebagai DP-nya. Jangan lupa siapkan juga biaya ekstra seperti pajak dan sertifikat.

Mempertimbangkan uang Rp75 juta bukanlah nominal yang kecil, maka mengumpulkannya pasti butuh waktu yang tidak sebentar. Idealnya, menabung DP rumah memerlukan jangka waktu kurang lebih 12 bulan.

Selama waktu menabung berlangsung, ada beberapa trik yang bisa Anda tiru demi tabungannya lekas terkumpul seperti dikutip Rumah.com.

1.   Buka rekening tabungan khusus

Anda dapat melakukan salah satu cara terbaik demi mewujudkan mimpi membeli rumah yaitu membuat rekening tabungan khusus. Di rekening ini nanti hanya diisi oleh tabungan khusus membeli rumah.

Pastikan Anda tidak menggunakan uang untuk keperluan lain dari rekening tabungan khusus ini. Untuk porsi tabungan usahakan minimal 30% dari gaji.

Asumsinya apabila Anda memiliki gaji Rp8 juta, maka Anda harus menabung sebesar 2,4 juta rupiah setiap bulan. Simak juga: Gaji Suami Istri Rp8 Juta? Ini Hunian yang Cocok

2.   Cari Penghasilan Tambahan

Mau tak mau Anda harus menamba pundi-pundi keuangan Anda. Salah satu caranya dengan melakukan pekerjaan tambahan yang Anda kuasai, misalnya fotografi, menjadi penulis lepas, atau penerjemah.

Lakukan pekerjaan di akhir pekan atau setelah Anda pulang kantor. Menjadi reseller atau berjualan secara online juga seru untuk dicoba.

3.    Investasi jangka panjang bersama

Bukan hanya menabung, Anda juga perlu melakukan investasi jangka panjang demi merealisasikan impian untuk memiliki sebuah rumah yang layak huni.

Masih dengan perhitungan yang sama, bila Anda memiliki gaji Rp8 juta per bulan maka alokasikan setidaknya 20% dari gaji atau sebesar Rp1,6 juta untuk investasi jangka panjang seperti reksadana saham.

Jadi perhitungannya kurang lebih seperti ini:

–  Tabungan dari efisiensi konsumsi: Rp1.200.000 x (12 bulan) = Rp 14.400.000.
–  Tabungan rekening khusus: Rp2.400.000 x (12 bulan) = Rp28.800.000
–  Investasi reksadana saham: Rp1.600.000 x (12 bulan) x *indikasi bunga 20% = Rp73,7 juta

Dalam kurun waktu setahun, Anda sudah bisa memiliki dana sebesar Rp116.000.000, nantinya uang sebesar ini dapat dijadikan uang muka dan cicilan beberapa bulan pertama dalam membeli rumah. Mudah, bukan?

Sumber: liputan6.com

humaikon

Write a Reply or Comment