May 05 2016 0Comment

Tips Jitu Negosiasi Harga Properti

Setelah mencari-cari properti idaman, kini saatnya membidik harga yang pas di kantong. Ya, nego harga adalah hal umum yang sering dilakukan pembeli ketika menghubungi penjual. Namun ternyata, sebagian orang berpikir bahwa harga rumah yang sudah di banderol penjual atau developer tidak bisa ditawar lagi. Padahal, kita bisa melakukan sedikit negosiasi kepada penjual. Negosiasi yang dimaksud bisa mencakup perubahan harga jual, bonus atau gimmick lainnya untuk membuat pembeli puas.

Bagaimana langkah-langkah untuk memulai tahap negosiasi? Simak tips berikut ini.

1. Pahami prinsip negosiasi
Sebelum mulai mematok harga yang diinginkan, pahami dulu kalau negosiasi adalah komunikasi dua arah. Kedua pihak, pembeli dan penjual tentu ingin meraih sesuatu dari transaksi pembelian. Untuk itu, negosiasi sebaiknya memberi keuntungan masing-masing pihak. Dengan memahami kebutuhan penjual, maka komunikasi akan semakin lancar dan kemungkinan besar negosiasi Anda akan disetujui.

2. Memahami pasar
Untuk menentukan penawaran harga yang sesuai, Anda perlu memahami kondisi pasar terlebih dahulu. Misalnya untuk area Bintaro, lokasi ini tengah favorit diminati banyak orang karena infrastruktur dan fasilitas publik yang mumpuni. Tidak heran jika pasaran harganya cukup tinggi sekitar 1 miliar untuk rumah dua lantai. Lakukan perbandingan harga rumah yang serupa untuk menemukan harga yang pas untuk menawar.

3. Percaya diri
Ketika ingin menawar harga, tinggalkan perasaan negatif yang bisa mempengaruhi argumen Anda. Pastikan Anda tetap percaya diri dan membawa sikap yang positif ketika bernegosiasi.

4. Menggunakan jasa broker
Kebanyakan orang menyerahkan proses negosiasi ini kepada broker properti. Dengan begitu Anda bisa menghindari komunikasi langsung dengan pembeli dan lebih aktif berkomunikasi dengan agen. Broker memainkan peran penting dalam proses negosiasi, jadi pastikan Anda menampilkan sikap sopan, profesional dan hormat kepada mereka.

5. Memahami batasan Anda
Pasar properti adalah sektor yang cukup sensitif bagi sebagian orang. Untuk itu jangan terpancing emosi untuk meningkatkan harga di atas kemampuan Anda. Jika harga akhir yang ditawarkan masih lebih tinggi dari bujet yang dikantongi, maka sudah saatnya untuk mundur dari permainan.

6. Berpikir rasional
Mungkin Anda tergoda untuk menawar harga dengan angka yang sangat rendah. Namun, sebaiknya Anda memberi penawaran harga yang mendekati harapan. Jangan menurunkan harga terlalu rendah karena justru dapat memperlambat proses negosiasi yang menguras tenaga dan waktu.

7. Jangan lupa perpindahan hak milik
Negosiasi harga umumnya akan melewati proses conveyancing atau perpindahan hak milik antar penjual dan pembeli. Untuk itu disarankan agar Anda mulai melakukan penawaran harga ketika proses serah terima dokumen sedang di proses. Dengan begitu kemungkinan mencapai kesepakatan harga jual akan lebih besar.

Sumber : okezone.com

humaikon

Write a Reply or Comment