5 Cara Cerdas Beli Rumah Tanpa Menyicil ke Bank  

investasi properti

“Anda tidak akan pernah memiliki rumah, jika tidak memulai”.

Ungkapan diatas ada betulnya. Karena di masa seperti saat ini semakin sulit bila seorang karyawan dengan penghasilan pas-pasan ingin mempunyai rumah.  Selain memang sulit mengalokasikan dana, harga rumah dari waktu ke waktu juga mengalami peningkatan. Solusi yang umum dilakukan adalah membeli dengan sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Walau Rate Bunga dalam program KPR selain Floating, juga ada yang Fixed. Namun opsi kredit ini menurut sebagian orang lebih baik dihindari.

Selain memperluas jaringan anda dengan para pelaku bisnis properti agar dapat akses yang terpercaya dan mudah dalam menentukan pilihan properti anda, berikut adalah beberapa cara dan strategi kreatif, menurut Hari Putra, Finansial Advisor dari WF 19 Technology Inc., yang dapat kita lakukan agar bisa memiliki rumah “tanpa harus menyicil di bank”.

1. Temukan “Angel” investor
Angel Investor adalah orang / institusi yang berkenan membantu anda dalam pembiayaan pembelian properti yang Anda inginkan. Tanpa pamrih dan tanpa riba. Artinya, yang bersangkutan tidak mengutip penambahan uang sepersen pun, dan membantu semata-mata hubungan baik yang tercipta dengan anda. “Memang agak sulit di era yang serba mencari keuntungan saat ini,” aku Hari. “Tetapi, jika kita peka, selalu ada saja orang-orang seperti ini disekitar kita. Dengan demikian, menurut Hari, tiap bulan Anda bisa mencicil tanpa harus dibayang-bayangi rasa takut akan gagal bayar dan penyitaan rumah, seperti yang lazimnya dikhawatirkan bila menyicil lewat bank. “Yang Anda butuhkan adalah integritas pribadi untuk melunasi utang-hutang tanpa bunga tersebut,” tegas Hari

2. Menabung dalam dinar emas
Jika Anda sudah tahu rumah yang dikehendaki dan harganya, yang selanjutnya harus dilakukan adalah menabung hingga mencapai harga tersebut – misalnya Rp 300 Juta. Tetapi masalahnya, ketika Anda sudah punya uang Rp300 juta – yang ditabung selama 3 tahun untuk membeli rumah tersebut, harga rumah tersebut membumbung lebih tinggi mengikuti harga Pasar saat itu. Lantas bagiamankah solusinya? menabunglah dalam bentuk koin dinar emas atau emas dalam bentuk koin yang beratnya 4,25 gram.  Ini dikarenakan nilai 1 koin dinar emas stabil. Selama kurun 14 abad inflasi tidak menyerang koin dinar emas. Buktinya harga 1 ekor kambing terbaik pada abad ke-7 masehi dengan masa sekarang tidak ada perbedaan, masih seharga 1 koin dinar emas. Misalnya Anda punya 148 koin dinar emas, di mana daya beli satu koin dinar emas per 5 Agustus 2013 Masehi adalah Rp 2.030.000,- (menurut www.wakalanusantara.com) maka rumah seharga Rp 300 juta yang dalam tiga tahun mengalami kenaikan cukup signifikan, akan tetap kita bisa beli, bahkan malah ada sisa untuk bisa membeli perabotan lainnya.

3. Investasi di Sektor Riil
“Jika hari ini Anda terbiasa hidup dengan investasi pasar finansial atau paper asset, dengan kemungkinan pertumbuhannya antara 15-30 %/tahun, kenapa tidak mencoba untuk berbisnis di sektor riil dengan menjual produk halal yang sedang digemari masyarakat?” tantang Hari.   Hari menjelaskan bahwa dengan menjadi distributor yang memiliki banyak jaringan agen, dan semakin banyak agen yang bekerja untuk Anda, maka semakin banyak keuntungan yang Anda dapatkan sehingga bisa kelak membeli rumah idaman Anda.

4. Jadilah Agen property
“Dengan semakin banyaknya kelas menengah atas yang pertumbuhannya dari hari ke hari kian pesat, kebutuhan akan rumah juga semakin urgent. Otomatis, permintaan akan penjual rumah terorganisir atau Agen Properti, juga meningkat,” ungkap Hari. Ini bisa jadi cara yang kreatif namun butuh kegigihan untuk bisa mendapatkan komisi yang berkisar 1-3 % dari harga jual rumah, yang jika terus dilakukan, bisa membeli rumah idaman Anda.

5. Sweat equity developer
Tidak banyak yang menekuni profesi di bidang developer. Selain karena perlu waktu untuk memahami alur kerjanya hingga dapat menghasilkan, juga tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan. Tetapi dengan sweat equity developer alias pengembang modal dengkul, menurut Hari Anda bisa memiliki rumah idaman. Caranya, Anda dapat mengumpulkan 2 jenis pemilik, yaitu pemilik lahan dan pemilik uang, yang kelak Anda gunakan untuk biaya operasional kantor dan biaya promosi seadanya. Lalu buat kesepakatan, jika Anda bisa mendapatkan pembeli – tentu dengan support si pemodal – maka salah satu rumah yang akan dibangun adalah milik Anda.Memang butuh waktu minimal dua tahun untuk bisa merealisasikannya, paling tidak selama kurun waktu tersebut, Anda semakin mahir dalam bidang properti.

Selamat mencari rumah!

Sumber : readersdigest.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *