January 17 2018 0Comment

2017, Pertumbuhan Kredit Properti 10,28 Persen

Penyaluran kredit properti masih menunjukkan pertumbuhan positif kendati persentasenya tidak cukup signifikan.

Hal itu diketahui dari realisasi penyaluran kredit hingga November 2017 yang tumbuh 10,28 persen.

“Data sampai November, kredit properti tumbuh sampai 10,28 persen. Jauh di atas pertumbuhan kredit perbankan yang sebesar 7,24 persen,” kata Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Sri Noerhidajati, dalam diskusi Property Outlook 2018 di Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Ia pun berharap penyaluran kredit pada tahun ini akan semakin membaik dibandingkan tahun lalu. Hal itu seiring dengan perbaikan kondisi perekonomian Tanah Air.

Salah satu penyebab kondisi perekonomian Tanah Air pulih yaitu kenaikan harga komoditas yang juga berpengaruh terhadap sektor properti.

“Pengaruh harga komoditas itu cukup signifikan,” ujar Sri.

Sebagai contoh, ketika harga minyak dan batu bara turun di Kalimantan, kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap meningkatnya kredit macet di daerah tersebut.

“Di Kalimantan kemarin yang terdampak ketika harga batu bara turun, sehingga non performing loan (NPL) tumbuh cukup tinggi,” tutup Sri.

 

Sumber: kompas.com

humaikon

Write a Reply or Comment